Tampilkan postingan dengan label Ini Cerita Ku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ini Cerita Ku. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 November 2012

CEPAT


Ketika kedatangannya membuat ku yakin
Ketika perkenalan singkat aku berharap
Hanya itu lah yang aku rasakan saat hati tergerak
Mungkin sulit ku mengakuinya, hanya dimata inilah semua tau akan jawabannya
Aku menghindar awalnya, namun ku coba untuk terus mengetahui perasaan yang sulit ku baca sendiri
Setelah terjalani dan lebih cepat
Aku ingin hanya untuk berlama
Tanpa merasakan kejenuhan sebelumnya
Tanpa merasakan sakit sebelumnya
Sebelumnya yang hidup dengan bayangan seseorang
Dengannya aku bisa lupa, lupa pahitnya obat ketika sakit ku rasakan
Semuanya sirna cepat
Namun rahasia yang sekarang ku pendam adalah………………….
Keraguan yang timbul karenanya, dia tidak sempurna..aku pun begitu, aku tau!
Tapi mengapa tidak kita biarkan semuannya menjadi sempurna?
Mengapa?
Aku sungguh mencobanya
Sungguh!
Aku memilihnya bukan mencobanya
Apakah pilihan ku salah? BERI TAU AKU!!!

Rabu, 24 Oktober 2012

S E N D I R I

Sepekan kemarin terusik pertentangan - pertentanganmu 
Kini pun segenap salah tercurahkan untukku
Sekedar sebab kecil, sasaranmu hanyalah aku
Bisa saja seluruh keluhmu tersampaikan agar luntur sementara

Namun ketika berbalik tak sedikitpun berada 
Aku meluap seorang diri, jatuh tanpa ada penjaga
Penyanggaku roboh tak tertahan
Lebur dalam asa
Tertelan pahit ludah sendiri 
Aku menaunginya hanya menaunginya... tanpa menyelesaikannya
Berat terpikul sendiri seolah batin tercekam
Sewaktu - waktu aku pun mengenyamnya HANYA S E N D I R I A N !

Realita

Menyapu kepingan luka
Menahan terjangan pertahannanku
Tali ini seakan putus, tapi ia merekatkannya lagi
Aku heran, seakan ia lupa
Rasanya seperti itu, nyatanya ia kembali
Tapi bukan yang ku kenal
Hanya orang baru dia ini
Rubahan cara ku lakukan, namun ku sembunyikan
Ia pun begitu....
Bahagia ia kembali, bukan ku mengharap dia sekarang
Sungguh angkuh, muak ku terbuai tuturnya 
Realitanya, habis harapan kosong ini
Menyayangkan ribuan kesempatan baru

30 November 2010

Senin, 16 April 2012

BERHENTI!!

Aku berseri ketika hanya mendengar namanya saja
walau aku tak mengerti arti semuanya
Kepada nama itu lah aku menginginkan esok yang biru dan pelangi yang indah sehabis hujan

Aku tak pernah selesai untuk melukis dirinya dalam ucapku
Hanya rasa lelahku yang teramat lama telah mengikis ku perlahan
Entah berapa lama aku menyimpannya, ketiha hanya harap tanpa henti, menyuruh ku untuk b e r h e n t i atau  m e n e r u s k a n n y a
Berapa banyak tulisan yang akan ku goreskan lagi?
Berapa hari, bulan dan tahun lagi?
Aku menunggu waktu itu, waktu yang akan menghentikan gulungan dihati

Ambillah dan renggutlah hati ini tidak untuk siapapun, tapi biarlah hati ini hanya untuknya yang pertama dan terakhir
Buatlah aku tak pernah salah untuk menunggunya sampai detik ku menulis puisi untuk kesekian kalinya

 aku tak akan membiarkan tintaku habis ketika merindukannya
dan tak akan menuliskan kata yang sama untuk dibacakan kembali 
Aku berharap disela tanganku ini dibalas dengan tangannya juga sehingga menjadi satu yang erat 
Mungkin suatu saat......Aku senang walau angannya saja yang jadi bagian hidupku saat ini.