Tampilkan postingan dengan label Taylor Swift. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Taylor Swift. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 November 2012

Red | Taylor Swift

Loving him is like driving a new Maserati down a dead end street
Mencintainya seperti kendarai Maserati baru susuri jalan buntu

Faster than the wind
Lebih cepat daripada angin

Passionate as sin, ended so suddenly
Bergairah seperti dosa, berakhir teramat cepat

Loving him is like trying to change your mind
Mencintainya seperti mencoba mengubah pikiranmu

Once you're already flying through the free fall
Begitu kau tlah jatuhkan diri dalam terjun payung

Like the colors in autumn
Seperti warna-warni pada musim gugur

So bright just before they lose it all
Begitu terang sebelum semuanya hilang 


Losing him was blue like I'd never known
Kehilangan dia terasa biru yang tak pernah kutahu

Missing him was dark grey all alone
Merindukannya terasa gelap kelabu 

Forgetting him was like trying to know somebody you've never met
Melupakannya bak mencoba mengingat seseorang yang tak pernah kau jumpai

But loving him was red
Tapi mencintainya terasa merah

Loving him was red
Mencintainya terasa merah


Touching him is like realizing all you ever wanted was right there in front of you
Menyentuhnya seperti menyadari bahwa yang kau inginkan ada di depanmu

Memorizing him was as easy as knowing all the words to your old favorite song
Menghafalnya terasa semudah mengetahui semua kata di lagu kesukaanmu

Fighting with him was like trying to solve a crossword and realizing there's no right answer
Bertengkar dengannya seperti mencoba pecahkan teka-teki dan sadar tak ada jawabannya

Regretting him was like wishing you never found out love could be that strong
Menyesali dirinya seperti berharap kau tak pernah tahu bahwa cinta bisa sekuat itu


Losing him was blue like I'd never known
Kehilangan dirinya terasa biru yang tak pernah kutahu

Missing him was dark grey all alone
Merindukannya terasa gelap kelabu 

Forgetting him was like trying to know somebody you've never met
Melupakannya seperti mencoba mengenal seseorang yang kau tak pernah berjumpa

But loving him was red
Tapi mencintainya terasa merah

Oh red burning red
Oh merah membakar merah


Remembering him comes in flashbacks and echoes
Mengingatnya terjadi dalam kilas balik dan gema

Tell myself it's time now, gotta let go
Kubilang pada diriku, sudah saat, harus merelakannya

But moving on from him is impossible
Tapi tinggalkannya adalah hal yang mustahil

When I still see it all in my head
Saat masih kulihat semuanya di kepalaku


Burning red!
Membakar merah!

Darling it was red!
Kasih, memang merah!


Oh, losing him was blue like I'd never known
Oh, kehilangan dirinya terasa biru yang tak pernah kutahu

Missing him was dark grey all alone
Merindukannya adalah gelap kelabu

Forgetting him was like trying to know somebody you've never met
Melupakannya seperti mencoba mengingat seseorang yang kau tak pernah berjumpa

Cause loving him was red yeah yeah red
Karena mencintainya terasa merah

We're burning red
Kita membakar merah


And that's why he's spinning round in my head
Dan karena itulah dia berputar-putar di kepalaku

Comes back to me burning red
Kembali padaku, membakar merah

Yeah yeah

Cause love was like driving a new Maserati down a dead end street
Karena cinta seperti kendarai Maserati baru susuri jalan buntu

CEPAT


Ketika kedatangannya membuat ku yakin
Ketika perkenalan singkat aku berharap
Hanya itu lah yang aku rasakan saat hati tergerak
Mungkin sulit ku mengakuinya, hanya dimata inilah semua tau akan jawabannya
Aku menghindar awalnya, namun ku coba untuk terus mengetahui perasaan yang sulit ku baca sendiri
Setelah terjalani dan lebih cepat
Aku ingin hanya untuk berlama
Tanpa merasakan kejenuhan sebelumnya
Tanpa merasakan sakit sebelumnya
Sebelumnya yang hidup dengan bayangan seseorang
Dengannya aku bisa lupa, lupa pahitnya obat ketika sakit ku rasakan
Semuanya sirna cepat
Namun rahasia yang sekarang ku pendam adalah………………….
Keraguan yang timbul karenanya, dia tidak sempurna..aku pun begitu, aku tau!
Tapi mengapa tidak kita biarkan semuannya menjadi sempurna?
Mengapa?
Aku sungguh mencobanya
Sungguh!
Aku memilihnya bukan mencobanya
Apakah pilihan ku salah? BERI TAU AKU!!!

Rabu, 24 Oktober 2012

Taylor Swift - Echanted




There I was again tonight
Forcing laughter, faking smiles
Same old tried, lonely place

Walls of insincerity
Shifting eyes and vancacy
Vanished when I saw your face

All I can say is it was enchanted to meet you

Your eyes whispered “Have we meet?”
Across the room your silhouette
Starts to make it’s way to me
The playfull conversation starts
Counter all your quick remarks
Like passing notes in secrecy

And it was enchanting to meet you
All I can say is I was enchanted to meet you

This night is sparkling don’t you let it go
I’m wondersttuck, blushing all the way home
I’ll spend forever wondering if you knew
I was enchanted to meet you

The lingering question kept me up 2 AM, who do you love?
I wonder ‘till I’m wide awake
And now I’m pacing banck and forth
Wishing you were at my door
I’d open up and you would say
It was enchanting to meet you
All I know is I was enchanted to meetyou

This night is sparkling don’t you let it go
I’m wondersttuck, blushing all the way home
I’ll spend forever wondering if you knew
This night is flawless, don’t you let it go
I’m wonderstruck, dancing around all alone
I’ll spend forever wondering if you knew
I was enchanted to meet you

This is me praying that
This was the very first page
Not where the story line ends
My thought will echo your name
Until I see you again
These are the words I held back
As I was leaving too soon
I was enchanted to meet you

Please don’t be in love with someone else
Please don’t be in love with someone else

Please don’t have somebody waiting on you
Please don’t have somebody waiting on you

This night is sparkling don’t you let it go
I’m wondersttuck, blushing all the way home
I’ll spend forever wondering if you knew
This night is flawless, don’t you let it go
I’m wonderstruck, dancing around all alone
I’ll spend forever wondering if you knew
I was enchanted to meet you

Please don’t have somebody waiting on you
Please don’t have somebody waiting on you 

S E N D I R I

Sepekan kemarin terusik pertentangan - pertentanganmu 
Kini pun segenap salah tercurahkan untukku
Sekedar sebab kecil, sasaranmu hanyalah aku
Bisa saja seluruh keluhmu tersampaikan agar luntur sementara

Namun ketika berbalik tak sedikitpun berada 
Aku meluap seorang diri, jatuh tanpa ada penjaga
Penyanggaku roboh tak tertahan
Lebur dalam asa
Tertelan pahit ludah sendiri 
Aku menaunginya hanya menaunginya... tanpa menyelesaikannya
Berat terpikul sendiri seolah batin tercekam
Sewaktu - waktu aku pun mengenyamnya HANYA S E N D I R I A N !

Realita

Menyapu kepingan luka
Menahan terjangan pertahannanku
Tali ini seakan putus, tapi ia merekatkannya lagi
Aku heran, seakan ia lupa
Rasanya seperti itu, nyatanya ia kembali
Tapi bukan yang ku kenal
Hanya orang baru dia ini
Rubahan cara ku lakukan, namun ku sembunyikan
Ia pun begitu....
Bahagia ia kembali, bukan ku mengharap dia sekarang
Sungguh angkuh, muak ku terbuai tuturnya 
Realitanya, habis harapan kosong ini
Menyayangkan ribuan kesempatan baru

30 November 2010

Senin, 16 April 2012

BERHENTI!!

Aku berseri ketika hanya mendengar namanya saja
walau aku tak mengerti arti semuanya
Kepada nama itu lah aku menginginkan esok yang biru dan pelangi yang indah sehabis hujan

Aku tak pernah selesai untuk melukis dirinya dalam ucapku
Hanya rasa lelahku yang teramat lama telah mengikis ku perlahan
Entah berapa lama aku menyimpannya, ketiha hanya harap tanpa henti, menyuruh ku untuk b e r h e n t i atau  m e n e r u s k a n n y a
Berapa banyak tulisan yang akan ku goreskan lagi?
Berapa hari, bulan dan tahun lagi?
Aku menunggu waktu itu, waktu yang akan menghentikan gulungan dihati

Ambillah dan renggutlah hati ini tidak untuk siapapun, tapi biarlah hati ini hanya untuknya yang pertama dan terakhir
Buatlah aku tak pernah salah untuk menunggunya sampai detik ku menulis puisi untuk kesekian kalinya

 aku tak akan membiarkan tintaku habis ketika merindukannya
dan tak akan menuliskan kata yang sama untuk dibacakan kembali 
Aku berharap disela tanganku ini dibalas dengan tangannya juga sehingga menjadi satu yang erat 
Mungkin suatu saat......Aku senang walau angannya saja yang jadi bagian hidupku saat ini.